Perguruan pencak silat Nur Hati Kalimantan
Asal usul perguruan pencak silat Nur Hati
Pencak silat merupakan beladiri asli Nusantara, sudah ada sejak jaman dahulu. Pencak silat di tanah Kalimantan sering disebut kuntau yang hampir menyebar di seluruh wilayah Kalimantan,asal usul kuntau menurut sejarah berasal dari daratan China/Tiongkok/Yunan, yang menyebar di seluruh wilayah Nusantara, untuk saat ini aliran kuntau adalah bersifat pencak silat tradisional karena jarang sekali mengikuti event yang diselenggarakan oleh IPSI nasional. Pencak silat kuntau lebih dominan ke acara adat, resepsi pernikahan,seni, menampilkan pencak/ jurus,kuntau juga memiliki jurus rahasia yang melumpuhkan lawan yang disebut patikaman(inti beladiri). Pencak silat tradisional kuntau di seluruh Nusantara berbeda-beda aliran sesuai wilayah nya masing-masing.
Perguruan pencak silat Nur Hati di Tanjung Tabalong Kalimantan Selatan didirikan oleh pak Mustafa pada tahun 1978. Beliau sebelumnya pernah belajar kuntau sepecut. Didirikan nya perguruan pencak silat Nur Hati bertujuan untuk mengikuti event yang diselenggarakan oleh IPSI nasional dan berhasil menghasilkan bibit atlet muda dan berhasil memberikan prestasi pada tahun 1980 hingga sekarang. Untuk ketua umum perguruan pencak silat Nur Hati saat ini adalah bapak Abdul Hanafi murid langsung dari pak Mustafa. Bapak Abdul Hanafi banyak memiliki murid-murid yang berprestasi salah satunya adalah Sayyid
Pada tahun 2011 Sayyid sudah mengembangkan dan mengajar kan pencak silat ke anak-anak sekolah dari SD,SMP,SMA, sehingga memiliki banyak murid dan menghasilkan bibit atlet muda.
Penyebaran di kabupaten Barito Timur Kalimantan Tengah. Pada tahun 2013 Sayyid dengan seorang diri menyebar kan pencak silat di tanah Dayak ma'anyan kabupaten Barito Timur, tidaklah mudah penuh Lika liku,tak mulus, banyak pengorbanan seperti waktu, materi,fisik dll, dengan tekad kuat, sabar, percaya diri, pantang menyerah. Visi misi beliau sederhana , berbagi ilmu (bagi yang membutuhkan), melestarikan budaya pencak silat, mengembangkan atlit dan prestasi pencak silat di kabupaten setempat, mendidik, mengajarkan,melatih serta memberikan kerohanian yang baik, menjaga eksistensi pencak silat sebagai beladiri asli Nusantara.
Nama lengkap beliau adalah Sayyid Muhammad Tullah bin Sayyid Akhmad Suhar , lahir di tanjung Tabalong 15-12-1991, pendidikan beliau S1 administrasi, dia sangat ramah suka berbagi ilmu dan pengalaman, bahkan selain berlatih silat ada tempat murid-murid sharing dan selalu di berikan solusi yang terbaik. Murid beliau sudah mencapai ratusan bahkan terus bertambah,
Perguruan Nur Hati di Tamiang Layang Barito Timur sedikit demi sedikit mulai berkembang dari tahun 2013 hingga saat ini, yang kami salutkan dari beliau adalah mampu dengan seorang diri mengajar pencak silat pada saat itu, kami terkesan dengan perjuangan gigih dalam mengajarkan pencak silat,jurus jurus silatnya baik , efektif , mudah di mengerti, simpel dengan materi jurus-jurus perguruan Nur Hati dan IPSI nasional seperti jurus Tanding,regu,ganda, tunggal, cara mengajarnya ramah,lemah lembut,tak pernah marah-marah, mulai dari mengenalkan pencak silat hingga tekniknya ,belajar hingga di latih dan terlatih. Tidak pelit ilmu,sering bertukar pendapat dll.. kami menulis ini karena sangat kagum dengan sosok beliau sebagai contoh dan motivasi kami. Terima kasih..